Mengetahui rukun umrah sangatlah penting apabila Anda akan menjalankan haji kecil ini. Terdapat lima poin dalam keseluruhan rukun, yang jika salah satu tidak dilaksanakan maka ibadah Anda batal. Umrah sendiri adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat mulia dalam Islam. Meski tidak wajib, ia memberikan banyak faedah, mulai dari sisi rohani hingga sosial.
Menjalankan seluruh rukun umrah akan mendatangkan pahala yang besar. Anda akan merasa lebih dekat dengan Allah SWT sekaligus sebagai sarana penggugur dosa. Selain itu, menjalankan rangkaian ibadah ini memperkuat ukhuwah Islamiyah. Selama di perjalanan, Anda akan berjumpa dengan sesama saudara Muslim dari seluruh dunia. Kesemuanya mengenakan pakaian yang sama serta beribadah di lokasi yang sama pula.
Status sosial, embel-embel gaji hingga jabatan tidak berlaku selama umrah. Hal ini mengajarkan kesetaraan sosial, kepedulian, dan saling membantu sama lain. Inilah yang membuat banyak jamaah muda membantu mendorong jamaah lain yang sedang sakit atau sudah tua meski tidak mengenal sebelumnya. Artikel ini akan menjelaskan rincian lima rukun dalam menjalankan haji kecil. Yuk, baca informasi tersebut sampai tuntas beserta fakta lain yang tidak kalah pentingnya dalam paragraf di bawah ini!
Apa saja rukun umrah?
Rukun umrah adalah ihram, tawaf, sa’i, tahallul, dan tertib. Masing-masing rukun tersebut berdasarkan pada hadist yang sudah terbukti shahih atau kuat. Contohnya adalah hadist untuk ihram atau niat umrah. ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, istri Rosulullah Muhammad SAW, pernah mendalilkan sebagaimana tertulis dalam HR. Bukhari no. 1535 dan Muslim no. 1342.
Berikut bunyi dalilnya: “Rasulullah ﷺ miqat ihram untuk umrah dari Dzul Hulaifah, lalu beliau mengucapkan talbiyah sampai beliau tiba di Ka’bah.” Ada pun untuk tawaf, hadist berasal juga dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. Bunyinya adalah: “Kami menunaikan tawaf di sekeliling Ka’bah bersama Nabi ﷺ dan beliau mengelilingi Ka’bah tujuh kali.”
Lebih lanjut, yuk simak rincian setiap rukun di bawah ini:
Ihram
Rukun umrah ini berarti mengucap niat ibadah umrah dari miqat atau batas yang telah ditentukan. Batas ini berbeda-beda tergantung arah datangnya jamaah ke Mekah. Untuk jamaah asal Indonesia, miqat umumnya melewati udara. Yang artinya, niat bisa diucapkan sebelum memasuki batas miqat udara, antara Dzulhulaifah (Abyar Ali) atau Qarnul Manazil (Yalamlam). Berikut niatnya: Labbaikallahumma ‘umratan. Artinya adalah: “Ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu untuk umrah.”
Thawaf
Thawaf berarti mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram, Mekah, sebanyak tujuh kali. Titik awalnya adalah Hajar Aswad dengan Ka’bah pada bagian kiri. Saat melakukan thawaf, Anda harus suci dari hadas besar maupun kecil. Seluruh putaran harus dilakukan secara berturut-turut. Panjatkan sebanyak mungkin doa dalam ritual suci ini. Jika masih ada waktu, Anda bisa melaksanakan shalat dua rakaat di Maqam Ibrahim.
Sa’i
Sa’i adalah rukun umrah dimana Anda wajib berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali bolak-balik dari bukit Safa ke bukit Marwah. Ritual ini begitu bersejarah bagi umat Muslim. Di sini, Anda menirukan perjuangan Siti Hajar, istri dari Nabi Ibrahim AS, dalam mencari air minum bagi Nabi Ismail AS yang saat itu masih bayi. Seperti halnya saat thawaf, perbanyaklah berdzikir dan berdoa saat sa’i.
Tahallul
Rukun umrah berikutnya adalah tahallul yang berarti mencukur atau memotong sebagian rambut kepala. Bagi jamaah pria, mereka dapat mencukur habis rambut. Untuk jamaah perempuan, mereka cukup memotong seujung jari dari setiap helai rambutnya. Tahallul mengandung makna spiritual yang tinggi, yakni pembersihan diri, kelembutan hati, dan pembebasan beban di dalam hati.
Tertib
Rukun umrah terakhir adalah tertib, yang artinya seluruh langkah sebelumnya harus dijalankan sesuai urutannya. Anda tidak melewatkan salah satunya atau menjalankan rukun tersebut sesuai kehendak hati sendiri. Hal ini sesuai dengan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Bunyinya adalah: “Barangsiapa yang melakukan umrah, hendaklah ia melakukan ihram, kemudian tawaf, kemudian sa’i, kemudian tahallul. Barangsiapa mengubah urutannya, umrahnya tidak sah.”
Sunah yang terdapat dalam rukun umrah
Selain rukun umrah di atas, terdapat beberapa sunah yang bisa Anda lakukan. Sifatnya memang tidak wajib atau tidak menimbulkan dosa jika tidak dilakukan. Ibadah umrah pun akan tetap sah jika tidak melakukan sunah tersebut. Akan tetapi, perbuatan sunah dapat menambahkan pahala. Tidak mengherankan, banyak jamaah yang berupaya melaksanakan sunah ini untuk lebih memaksimalkan umrah mereka.
Selain itu, melakukan sunah berarti mengamalkan perbuatan dari Rasulullah Muhammad SAW. Amalan sunah terdapat pada setiap bagian dari rukun umrah di atas. Lokasi melakukan ibadah sunah bisa mulai dilakukan sejak sebelum ihram hingga saat di Mekah. Untuk lebih lengkapnya, mari simak ringkasannya di bawah ini.
- Menyucikan diri dengan melakukan mandi besar dan memakai wewangian sebelum memulai umrah.
- Mencium atau menyentuh Hajar Aswad saat melakukan thawaf jika memungkinkan atau cukup menunjuk saja.
- Jamaah perempuan dapat berjalan biasa dari bukit Safa ke bukit Marwah, sedangkan pria dapat berjalan cepat atau berlari kecil.
- Memotong rambut sedikit lebih banyak dari yang dianjurkan.
- Memperbanyak doa saat meminum air zam zam.
- Memperbanyak sedekah.
Mulai perjalanan umrah berkesan Anda bersama Alhijaz Indowisata.
Sejak 2010, Alhijaz Indowisata telah menyediakan layanan umrah berbagai paket untuk banyak kalangan di seluruh Indonesia. Kami telah dipercayai oleh banyak klien untuk memulai perjalanan spiritual di Tanah Suci. Dengan memilih kami, Anda akan mendapatkan pendampingan terpercaya tentang rukun umrah, doa, hingga informasi sunah yang patut diketahui.
Bermitra dengan Alhijaz akan memudahkan umrah Anda sebab kamilah yang akan mengurus akomodasi, transportasi, dan lainnya. Anda cukup fokus ke ibadah lalu staf profesional kami akan menangani keperluan administrasi dan sebagainya. Sudah tersedia beberapa jadwal keberangkatan beserta anggarannya untuk 2026. Silahkan dipilih atau hubungi tim marketing untuk informasi selengkapnya melalui live chat via WhatsApp!
BACA JUGA:
Inilah 3 Perbedaan Antara Haji dan Umroh yang Perlu Diketahui
Tata Cara Umroh yang Benar Dan Sesuai Sunnah!
Tanah Suci Mekkah & Madinah: Sejarah dan Wisata Religi
BERAPA BIAYA HAJI PLUS
CARA DAFTAR HAJI PLUS
BIAYA HAJI PLUS UNTUK 2 ORANG