MAU UMROH BERSAMA TRAVEL TERBAIK DI INDONESIA ALHIJAZ INDO WISTA..?

YOOK LANGSUNG WHATSAPP AJA KLIK DISINI 811-1341-212
 

Paket Umroh Plus Turki

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. travel umroh akhir ramadhan Bandung

saco-indonesia.com, Kondisi Erwiana Sulistiyaningsih, TKW yang telah disiksa oleh majikannya di Hongkong telah membaik sejak dirawat di RSI Amal Sehat, Sragen, Jawa Tengah sejak 11 Januari lalu. Erwiana telah ditangani oleh lima dokter spesialis yakni spesialis bedah, syaraf, penyakit dalam, kulit, serta psikolog untuk dapat memulihkan memorinya pascatrauma.

Ketua Tim Dokter dr Imam Fadli Sp B juga mengatakan kondisi Erwiana saat ini terus membaik. Namun masih mengeluhkan pusing terutama saat duduk dalam waktu yang lama.

"Sudah lumayan membaik, setelah kita tangani. Ada 5 dokter spesialis, yang telah menangani. Pusing yang dirasakan karena efek gegar otaknya yang belum juga sembuh. Berdasarkan dari hasil MRI, masih ada sisa bekas pendarahan di otak," ujar Imam.
Imam juga memperkirakan kondisi Erwiana akan pulih dalam waktu kurang dari sebulan. Pihaknya juga menjanjikan penyembuhan Erwiana secepatnya untuk keperluan penyidikan.

Sementara itu, tim dokter forensik dari Hongkong akan datang ke RSI Amal Sehat. Mereka juga akan didampingi tim dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jateng.

"Nanti malam mereka akan datang. Mereka akan melihat dari dekat kondisi Erwiana. Secara legal kan dokter forensik Indonesia yang berhak melakukan visum. Tim dokter dari Hongkong hanya mendampingi saja," pungkas Imam.


Editor : Dian Sukmawati

ERWIANA AKAN DIPERIKSA OLEH TIM DOKTER HONGKONG

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »