MAU UMROH BERSAMA TRAVEL TERBAIK DI INDONESIA ALHIJAZ INDO WISTA..?

YOOK LANGSUNG WHATSAPP AJA KLIK DISINI 811-1341-212
 

UMROH JULI

Kasus dugaan dalam suap Kajari Praya yang telah menyangkut bekas petinggi Partai Hati Nurani Rakyat, Bambang W Soeharto terus berlanjut. KPK juga masih harus mengembangkan penyidikan dengan kembali memeriksa Ketua Dewan Kosgoro itu.

Bambang yang mengenakan baju batik itu tiba di KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.48 pagi WIB. Sebelum masuk ke gedung KPK, Bambang juga tidak memberikan keterangan.

"Saya belum tahu, tidak tahu," katanya sambil masuk gedung KPK, (Selasa,11/3).

Bambang yang datang bersama pendampingnya ini langsung masuk ke gedung KPK, saat wartawan bertanya kasus yang menyangkut dirinya.

Bambang sebelumnya telah dicegah ke luar negeri atas permintaan dari KPK. Bambang yang telah menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Hanura dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Hanura itu langsung dicopot dari jabatannya oleh Ketua Umum Hanura Wiranto begitu diduga telah terlibat dalam kasus tersebut.

Bambang juga merupakan bos dari Lucyta Anie Razak, perempuan yang sebelumnya tertangkap bersama Kepala Kejari Praya Subri di Mataram. Perusahaan Lucyta diduga adalah anak perusahaan milik Bambang. Lucyta dituding menyuap Subri terkait pemalsuan dokumen tanah di Lombok Tengah.

KPK kembali periksa Bambang Soeharto terkait suap Kajari Praya

The career criminals in genre novels don’t have money problems. If they need some, they just go out and steal it. But such financial transactions can backfire, which is what happened back in 2004 when the Texas gang in Michael

Take the Money and Run

Artikel lainnya »