MAU UMROH BERSAMA TRAVEL TERBAIK DI INDONESIA ALHIJAZ INDO WISTA..?

YOOK LANGSUNG WHATSAPP AJA KLIK DISINI 811-1341-212
 

ITINERARY PERJALANAN UMROH REGULER 9hari LANDING MADINAH

GP Tax Consulting adalah salah satu unit usaha dari PT Great Performance  perusahaan yang bergerak dibidang jasa riset,  jasa konsultasi pajak dan biro jasa di Jakarta Pusat.
Dengan didukung tenaga konsultan pajak profesional yang telah terdaftar, bersertifikat dan berpengalaman bertahun-tahun di bidang perpajakan GP Tax Consulting hadir dan siap membantu permasalahan perpajakan baik di perusahaan maupun pajak pribadi anda.
Visi dan Misi

Sebagai sebuah perusahaan jasa konsultan pajak kami mempunyai Visi untuk selalu memberikan pelayanan secara optimal agar dapat memberi nilai tambah bagi klien kami.

Adapun Misi kami adalah :

    Menyediakan jasa konsultasi yang profesional dan berkwalitas tinggi kepada klien secara konsisten
    Memberikan jasa konsultasi yang dapat menyelesaikan kasus/permasalahan pajak klien secara tepat, komprehensif dan sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku
    Menjadi mitra kerja yang baik bagi klen dan fiskus
    Membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak sesuai dengan Undang-undang dan Peraturan yang berlaku.

Kami selalu memberikan solusi dan pelayanan Jasa Konsultasi Pajak Terbaik dengan didukung partner yang memiliki komitmen yang tinggi, serta staff konsultan pajak professional dan terlatih khususnya di bidang perpajakan di Indonesia.
Hubungan networking yang kuat dalam jajaran korps perpajakan di seluruh Indonesia mempermudah kami dalam menyelesaikan setiap  permasalahan dan kasus perpajakan yang kami hadapi di lapangan.

JASA KONSULTAN PAJAK DI JAKARTA

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »