MAU UMROH BERSAMA TRAVEL TERBAIK DI INDONESIA ALHIJAZ INDO WISTA..?

YOOK LANGSUNG WHATSAPP AJA KLIK DISINI 811-1341-212
 

ITINERARY PEJALANAN UMROH PLUS CITYTOUR DUBAI 10 HARI

Hanya dengan harga Rp.160.000 sudah termasuk kabel 18 meter &jack connector TV maka Anda akan mendapatkan sebuah antena tv yang bagus sehingga gambar televisi Anda menjadi bagus dan jernih. Keunggulan Antena Tv ini antara lain: Hasil gambar yang bagus dan jernih dan antena ini adalah antena yang bagus dan cocok untuk LCD TV,LED TV,TV PLASMA dan antena TV ini juga Antena yang bagus untuk TV Tuner maupun TV tabung(CRT TV) Dapat menangkap sinyal UHF dan VHF sekaligus hingga 18 stasiun TV lokal dengan hasil gambar bagus dan jernih serta bisa menangkap siaran TV luar negeri jika dipasangkan dengan TV berlangganan Nexmedia(untuk area JABODETABEK) Antena TV tanpa booster(tidak perlu booster dan komponen tambahan apapun) Antena anti petir(saat hujan dan petir,anda tidak perlu mematikan TV karena antena ini tidak sedikitpun terbuat dari besi serta tidak terdapat fungsi baut dan hanya menggunakan paku rivet Desain yang sangat rapi tanpa sambungan karena terbuat dari plat aluminium yang dipress dengan alat khusus Ukuran yang kecil ringan ringkas mudah dibawa mudah dipasang tidak ribet dan aman dari terpaan angin Tahan lama hingga puluhan tahun anti karat,anti rontok dan lebih tahan dari cuaca panas dan hujan JUAL ANTENA TV BAGUS

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »